Category

Inspirasi

Category

Aku berhenti di sisi mobil penjual es krim dan berkata, “Sir, direction please.” Pria itu memandangku dan berteriak, “Ngomong bahasa Inggris! Bahasa Inggris!” Tetapi semakin aku menggali ingatan untuk menemukan kata-kata yang tepat untuk membuat kalimat, semakin pria itu kehilangan kesabarannya. Mungkin gangguanku telah mengganggu penjualannya. Aku berhenti berusaha, dan berjalan meninggalkannya.

Menurutku tidak ada kualitas lain yang lebih esensial bagi sukses jenis apa pun selain kualitas keteguhan. Keteguhan mengatasi hampir segala sesuatu, bahkan alam.

John D.Rockefeller

Baru delapan bulan yang lalu aku tiba di Amerika. Aku berusia dua puluh tahun. Harta bendaku adalah lima dolar, dua kemeja, dan satu celana, dan aku tidak bisa berbahasa Inggris. Sebuah pikiran yang menakutkan menyusup ke benakku. Bagaimana aku bisa berhasil di negeri ini jika aku tidak dapat mengkomunikasikan apa yang ada dalam pikiranku?

Beberapa orang menganggapku tidak pintar karena aku tidak bicara bahasa Inggris. Karena tidak bisa membuktikan bahwa mereka salah, aku perlu melakukan sesuatu. Sementara banyak orang lain berada di ajaln sukses, aku mesti berasa di jalur belajar untuk sekedar bisa bertahan hidup.

Karena tidak memiliki kualifikasi untuk bekerja di Amerika, aku hanya mengerjakan pekerjaan kasar. Bahkan sebuah restoran cepat saji menolakku untuk pekerjaan mengangkat sampah di tempat parkir. Sampai hari ini tidak tahu bagaimana tong sampah bisa mengalami kesulitan untuk memahamiku.

Setelah berulang kali berusaha mendapatkan pekerjaan hanya untuk diberitahu bahwa bahsa Inggrisku tidak cukup baik, aku bersedia mengerjakan apa pun. Aku memohon kepada seorang tukang kayu pembuat kapal untuk memperbolehkanku membantunya.