Tag

Trading

Browsing

Cuan maksimal dari trading baik itu saham, emas forex maupun crypto adalah dambaan bagi setiap trader. Namun untuk bisa mencapai itu tentunya tidak mudah, butuh pengetahuan, analisa dan tentunya tools atau alat bantu yang mumpuni.

Dari seluruh portfolio investasi yang saya miliki, 30% diantaranya saya alokasikan dalam trading baik itu saham maupun crypto currency. Saat trading, terutama saham ketika hendak memutuskan untuk membeli atau menjual dibutuhkan pengetahuan dan analisa yang tepat agar dapat memperoleh hasil yang maksimal. Kalau kata anak milenial jaman sekarang ‘cuan maksimal’. Nah untuk itu, kita membutuhkan tools atau alat bantu yang mumpuni agar analisa dan keputusan yang kita ambil menghasilkan cuan…

Trading itu tidak boleh dipengaruhi oleh orang lain alias ikut-ikutan, yang paling baik semua keputusan adalah murni dari analisa sendiri. Walaupun saya bukan sepenuhnya trader, tapi sudah lebih dari 10 tahun saya menjalankan trading terutama di saham, jadi saya paham betul hal-hal yang sering menjadi kendala atau keraguan saat memutuskan beli atau jual, terutama bagi mereka yang pemula. Ada banyak sekali cara dan tidak ada yang salah juga tidak ada yang paling benar, semua kembali kepada analisa yang kita lakukan.

Baru-baru ini bertemu seorang sahabat saya, namanya Alex Sukandar. Dalam beberapa tahun terahir ia serius mendalami trading terutama trading saham, dan ia berhasil lulus dan mendapatkan 4 sertifikasi dari OJK, yakni: Certified Securities Analyst, Registered Technical Analyst, Investment Manager Representative dan Broker Dealer Representative.

Ia bercerita, berdasarkan pengalamannya trading saham selama ini, kemudian ia berhasil membuat sebuah script indicator yang di jalankan pada platform chart TradingView yang dapat membatu mereka yang sedang trading saham, forex, emas maupun crypto untuk bisa lebih mudah dalam menganalisa serta memutuskan pembelian atau penjualan saat trading untuk memperoleh ‘cuan maksimal’.

Saya termasuk orang yang diberi kesempatan pertama untuk mencoba script yang diberi nama Smarts Indicator ini. Ketika pertama kali mencoba, wow! Ini yang saya butuhkan selama ini….

Saya memang bukan orang yang mendalami trading secara serius, saya melakukan trading sebagai sampingan disela-sela pekerjaan dan bisnis saya saja, tapi jujur saja, tools Smarts Indicator ini benar-benar membantu saya dalam menganalisa dan memutuskan sesuatu saat trading. Sangat cocok bagi mereka yang sering bingung kapan harus beli, hold atau jual? Bingung melihat trend, apakah ini trend pendek atau trend panjang? Jawabannya ada di Smarts Indicator…

Saya akan coba sedikit ulas dalam bahasa yang sederhana (karena saya tidak terlalu paham masalah teknis yang mendetail), saya hanya pengguna biasa saja…

Smarts Indicator
TradingView Menggunakan Smarts Indicator

Klik Disini Untuk Mendapatkan Smarts Indicator dan Kupon Discount 50%

Mari lihat gambar Chart di atas, pada gambar tersebut ada dua area chart:

  • Chart Bagian Atas
    Merupakan pergerakan harga harian dengan Candle dan 3 garis berwarna dimana yang warna merah merupakan Fast Moving Conversion Line, yang berwarna biru adalah Fast Moving Base Line dan yang berwarna hijau adalah Cycle Trend. Sebenarnya masih ada satu lagi yakni yang berwarna hitam merupakan Long Trend Identifier
  • Chart Bagian Bawah
    Merupakan graphik momentum. Yang berwarna merah adalah Conversion Line dan yang berwarna biru adalah Base Line

Secara sederhana saya menggunakan kombinasi kedua chart tersebut untuk menentukan kapan saya beli dan kapan saya jual. Seperti pada gambar di atas, saat terjadi Golden Cross — dimana garis merah dan biru memotong ke atas (lihat panah nomor 1) dan garis warna hijau (Cycle Trend) bergerak di bawah candle, saya melakukan pembelian saham di harga Rp 880/lembar.

Setelah itu saya diamkan selama garis (Cycle Trend) tetap berada di bawah candle dan chart di bawah cenderung tidak ada Dead Cross.

Ketika kemudian terjadi dead cross — dimana garis merah dan biru memotong ke bawah (lihat panah nomor 2) dan garis hijau (Cycle Trend) cenderung akan berada di bawah candle, maka saya melakukan penjualan. Dan saham terjual di harga Rp 1390, cuan lebih dari 50%! Ini baru namanya cuan maksimal tanpa harus melototin komputer tiap detik!

Sesederhana itu yang saya lakukan, dan ini tools sekarang cuma dijual Rp 994.000 saja dan yang beli bulan ini ada discount 50% jadi total Anda cuma bayar Rp 497.000 saja!!

Dan menurut yang punya dalam bulan promosi ini cukup bayar sekali seumur hidup pembelian bulan depan akan dikenakan pembayaran setiap tahun. Jika Anda berminat, silahkan klik link di bawah ini dan dapatkan kupon discount sebesar 50% berlaku hanya bulan ini:

Klik Disini Untuk Mendapatkan Smarts Indicator dan Kupon Discount 50%

Ini saya kutip dari laman Facebook nya Alex:

Trading santai pake chart weekly, kurang dari 2 tahun aja, udah gain 69% hanya di 1 saham BBRI aja. Cukup pake 1 indikator momentum doang.

Cuan 69% hanya dari 1 saham…

Banyak trader yang gak sabaran, makanya pada doyan scalping, banyak yang mau intraday trading, sehari kagak trading rasanya badan gatal-gatal.

Mereka berlomba-lomba mencari metode Beli Pagi Jual Siang, dan atau Beli Siang Jual Besok Pagi, selama itu menghasilkan dan fine waktu nya bagi mereka, yah sah sah aja, gpp, padahal ada 1 metode santai yg gak menguras banyak waktu, DAN TETEP BISA CUAN…. tapi pada gak mau, karna gak sabaran.

Study case BBRI ini pake weekly chart, artinya, pantau nya cukup di tiap hari jumat aja jam 2 siang sampe jam 3 siang penutupan market.

Senin-Kamis nya ngapain? yah bisa aktifitas yang lainnya, bersama keluarga, bersama hobby, dll 😊

Ini hanya 1 study case BBRI doang loh…..cukup tradingan di IDX30 aja, tidur udah tenang, gak mikirin rawan kena saham gorengan.

Dan Indicator Fast & Steady Momentum ini bisa diaplikasikan ke Forex dan Crypto juga, asik yah?

Gimana caranya? Ya pake Smarts Indicator…

Klik Disini Untuk Mendapatkan Smarts Indicator dan Kupon Discount 50%